Just another WordPress.com site

BUOL, MERCUSUAR – Jenazah Kasmir Timumun, Selasa (26/10) akhirnya digali kembali untuk diotopsi oleh tim Laboratorium forensik (Latfor) Universitas Hasanuddin Makassar. Hal ini dilakukan menyusul permintaan pihak keluarga yang tidak puas atas hasil otopsi yang pernah dilakukan sebelumnya. Tiga dokter forensik yang didatangkan dari Makassar, langsung melakukan prosesi otopsi sesaat setelah jenazah dikeluarkan dari makamnya. Tiga dokter yang berasal dari ilmu kedokteran forensik medicolegal Universitas Hasanudin Makassar itu yakni dr Berty Nelwa, dr Zainal Abidin, dan dr Deni M Tonga, yang datang bersama seorang asisten dan dibantu oleh dua perawat RSU Buol. Juru bicara keluarga korban, Hasyim Timumun yang ditemui di kediamannya mengatakan, pihaknya sangat berharap tim forensik yang melakukan otopsi itu merupakan tim yang benar-benar independen dan tidak memihak kepada pihak keluarga maupun kepolisian. “ Kami tidak meminta banyak, yang kami harapkan tim forensik ini betul-betul murni dan independen tidak berpihak kepada polisi maupun pihak keluarga,” katanya. Hasyim menambahkan, berdasarkan surat pernyataan yang dibuat oleh pihak keluarga, untuk otopsi kembali, mereka akan menerima apapun hasil dari otopsi yang dilakukan tim dokter ini. “ Pihak keluarga akan menerima apapun hasil outopsi itu, dengan syarat tim yang forensik itu benar-benar independen,” terangnya. Dirinya juga mengakui, pihak keluarga sempat menemui tim forensik sebelum jenazah Kasmir di otopsi kembali. Dalam pertemuan singkat itu, pihak keluarga hanya berpesan kepada tim forensik agar melakukan tugasnya secara independen tanpa tekanan atau intervensi dari pihak manapun. “ Pihak keluarga hanya berpesan agar tim ini bekerja secara independen, karena mereka terikat dengan sumpah. Saya melihat ada semacam harapan, karena saat proses otopsi berlangsung, pihak dokter forensik mengizinkan pihak keluarga dan masyarakat melihat langsung saat mereka (tim forensik red) melakukan otopsi, dan pihak keluarga sudah menjamin keamanan mereka saat melakukan tugasnya,” katanya. Ditambahkannya, permintaan outopsi ulang tersebut adalah upaya agar penegakan supremasi hukum di Kabupaten Buol bisa benar-benar diwujudkan, agar bisa memenuhi rasa keadilan di masyarakat, agar kedepan masyarakat Buol bisa kembali akur dengan pihak kepolisian sehingga polisi tidak lagi ragu menjalankan tugasnya. Sesuai hasil pantauan media ini dilokasi makam keluarga almarhum Kasmir Timumun yang terletak di Kelurahan Kulango, kondisinya berlangsung aman dan terkendali, meski banyak masyarakat yang datang untuk menyaksikan langsung proses otopsi. Sejumlah aparat kepolisian dan TNI diturunkan untuk menjaga keamanan saat berlangsung proses otopsi tersebut. Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Dewa Parsana mengatakan, prosesi otopsi kembali disaksikan Bupati Buol Amran Batalipu, Raja Buol, Ketua TIPF, dan Ketua MUI Buol. Hasil sementara secara lisan telah disampaikan kepada keluarga yakni ada beberapa material yang diambil sample untuk diperiksa di laboratorium, sehingga hasilnya dapat diketahui. Hasil lengkap diperkirakan selama dua pekan kedepan, dan hasilnya akan dikirim ke Mapolda Sulteng. “Kegiatan otopsi kembali ini adalah upaya keseriusan Polda Sulteng dalam menangani kasus ini,” singkat Wakapolda. Menurut keluarga Kasmir lagi, otopsi ulang itu dilakukan demi memenuhi rasa keadilan, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga demi masyarakat Buol secara keseluruhan. Kematian Kasmir yang dinilai tidak wajar itu memicu kemarahan keluarga dan masyarakat Buol hingga terjadi bentrok dengan aparat kepolisian pada 31 September 2010. Dalam insiden itu, delapan warga sipil tewas tertembak dan puluhan lainnya luka-luka, disamping sejumlah markas dan rumah milik anggota Polri dirusak dan dibakar massa.CR5/GUS. http://www.harianmercusuar.com/?vwdtl=ya&pid=9472&kid=all

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: