Just another WordPress.com site

PALU, MERCUSUAR- Sangat mencengangkan, tudingan penundaan Pilgub sarat rekayasa dari parpol tertentu, mencuat dalam rapat gabungan komisi di DPRD Provinsi (Deprov) Sulteng, Kamis (28/10). Tudingan yang sama, sebelumnya hanya merebak di masyarakat.
“Saya banyak menangkap pembicaraan di masyarakat kalau penundaan Pilgub karena rekayasa parpol tertentu,” ujar Anggota Komisi II (Ekonomi dan Pembangunan) Deprov Asgar Ali Djuhaepa.
Penundaan jadwal dan tahapan Pilgub tersebut kata Asgar, berimbas pada persiapan bakal calon menghadapi voting day pilgub. Bakal calon yang lebih dahulu mempersiapkan dirinya maju di Pilgub, akan kesulitan melakukan sosialisasi yang berkesinambungan akibat belum adanya kepastian jadwal dan tahapan Pilgub. “Ada kandidat yang sudah ngos-ngosan sebelum memasuki tahapan awal Pilgub,” ungkap Asgar.
Lain halnya bagi anggota Komisi IV (Kesra) I Nyoman Slamet. Ia menilai, penyebab tertundanya pelaksanaan Pilgub, karena eksekutif terkesan melakukan pembiaran. Seyogyanya kata politisi PDIP ini, eksekutif pro aktif mengusulkan anggaran Pilgub ke legislatif ketika mengetahui tahapan Pilgub akan segera dilaksanakan. Malah yang lebih memprihatinkan, Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) melakukan fit and proper test dengan menggunakan anggaran pribadi. “Ini sangat memalukan,” sesal Nyoman Slamet.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Provinsi Sulteng Adam Malik tak mau mengomentarinya. “Saya tidak mau terjebak dengan tudingan tertundanya Pilgub rekayasa parpol tertentu,” tegasnya.
Namun yang jelasnya, penundaan Pilgub dikarenakan anggarannya belum ada. Untuk memulai tahapan, ketersediaan anggaran menjadi faktor kunci. “Bagaimana bisa memulakan tahapan kalau belum ada anggarannya. Sebab, memulakannya berarti sudah harus membayar honor penyelenggara ad hoc,” tegasnya.
Anggota Komisi I (Pemerintahan) Deprov yang juga Sekretaris DPW PDS Sulteng, Markus Sattu Paimbong dimintai komentarnya soal penundaan pilgub, memberi manfaat bagi konsolidasi internal PDS, mengatakan, pada prinsipnya akan memberi keleluasaan kepada kader dan simpatisan PDS ditingkat DPC dalam proses penjaringan aspirasi. Sehingga nantinya PDS dalam mengusung kandidat, betul-betul merupakan figur yang telah terseleksi dengan baik.DIN
http://www.harianmercusuar.com/?vwdtl=ya&pid=9542&kid=all

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: