Just another WordPress.com site

sumber : http://www.harianmercusuar.com/?vwdtl=ya&pid=11380&kid=all
DONGGALA, MERCUSUAR – Gerah terhadap hasil penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 yang dinilai tidak memuaskan masyarakat, membuat anggota DPRD Kabupaten ((Dekab) Donggala, meminta langsung kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala agar diberi jatah khusus pada penerimaan CPNS tahun depan.

Permintaan yang diungkap dengan telanjang oleh anggota Komisi I Dekab Donggala, Nasar Abd. Halim pada rapat dengar pendapat (RDP) di ruang rapat kantor Dekab Donggala Senin (3/1), membuat peserta yang hadir tersenyum simpul. Karena baru kali ini ada anggota dewan yang menyampaikan buah pikirannya secara transparan. Tanpa malu-malu meminta jatah CPNS, walaupun ia menyampaikan dengan berlindung pada aspirasi masyarakat. “Kami harapkan anggota dewan juga diberi jatah untuk mengakomodir permintaan masyarakat yang juga mau jadi CPNS,” ujar Ketua Fraksi Donggala Harapan itu.

Menurut politisi Partai Hanura itu, setiap kali dilakukan penerimaan CPNS banyak masyarakat di kecamatan yang kecewa karena tidak lulus. Terlebih lagi para guru yang telah lama mengabdi di sekolah-sekolah terpencil sebagai honorer, namun nasibnya tidak jelas kapan diangkat menjadi CPNS. Sehingga jika anggota dewan diberikan jatah CPNS, maka jatah itu bisa diberikan kepada guru honorer tersebut.

Dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi I, Simmase yang menghadirkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Donggala, Kasmudin dan Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Iwan Lapata yang menjelaskan bahwa penerimaan CPNS di Kabupaten Donggala sudah sesuai prosedur dan CPNS yang lulus telah mewakili masing-masing wilayah di Kabupaten Donggala. Walaupun jumlah yang lulus belum seperti yang diharapkan para anggota Dewan.

Anggota Komisi I lainnya, Anwar Sado juga berharap agar dalam proses penerimaan CPNS, para anggota dewan dapat dilibatkan, sehingga kesan adanya “permainan” dapat diminimalisir. Karena selama ini urusan CPNS murni menjadi tugas eksekutif tanpa melibatkan legislative.
Sementara Simase, menilai apa yang disampaikan oleh Nasar Abd. Halim merupakan pendapat pribadi, bukan aspirasi seluruh anggota dewan. Karena banyak anggota dewan yang tidak mengharapkan jatah CPNS. “Itu baru pendapat pribadi. Belum menjadi keputusan anggota dewan seluruhnya,” tandasnya. HID

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: